“Hanya pesawat pagi yang menuju Jakarta,
lalu Tarakan-Surabaya. Itu yang akan menggunakan terminal lama. Setelah
itu, penerbangan selanjutnya, semuanya menggunakan terminal baru,”
ungkap Syamsul Banri, Kepala Bandara Juwata Tarakan. Kemudian kata
Banri, bagi calon penumpang yang membawa barang cukup besar dan banyak,
dapat mengambil troli yang sudah tersedia persis di tepi jalan depan
pintu keberangkatan. “Ini gratis, ada 200 troli yang kami siapkan,” kata
Banri lagi.
Namun jangan berharap ada eskalator.
Sementara ini penumpang masih menggunakan tangga manual. “Khusus untuk
calon penumpang yang sakit atau mengalami cacat, kami berikan prioritas
di lantai satu tanpa harus naik ke lantai dua,” kata Syamsul Banri.
Dijelaskan Syamsul, fasilitas yang baru
di terminal baru, sudah siap untuk dipergunakan seluruhnya. Sementara
fasilitas yang masih ada di terminal lama, dalam beberapa hari ini akan
segera dipindahkan ke terminal baru. “Fasilitas yang baru sudah ready
sekarang. Fasilitas yang lama juga akan dipindahkan setelah penumpang
terakhir berangkat,” tuturnya.
Seluruh perangkat elektronik yang ada telah terkoneksi dengan
sistem navigasi penerbangan. Sistem ini tentu memudahkan penumpang yang
akan berangkat. Sebab seluruh informasi jadwal penerbangan, tertera di
layar monitor yang tersebar di dalam terminal.

0 comments:
Posting Komentar