Jakarta - Presiden Joko Widodo terus mengumpulkan masukan sebelum pemerintah merilis paket kebijakan Ekonomi, Kali ini Presiden kembali mengudang para ekonom ke Istana untuk meminta masukan terkait Upaya mengatasi perlambatan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar.
Ekomnom Senior bank Danamon , Anton Gunawan menyebut dalam pertemuan dengan presiden menyebutkan bahwa perlu pentingnya insentif fiskal bagi dunia usaha salah satu penurunan pajak usaha.
Menurut Anton dalam kondisi saat ini yang penting adalah bagaimana mengairahkan dunia usaha atau swasta, serta menghindari terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).Karena itu penurunan pajak menjadi instrumen efektif karena bakal mengurangi beban pelaku usaha,sekaligus bisa mencegah potensi kenaikan harga akibat pelemahan nilai tukar rupiah sehingga cocok dengan daya beli masyarakat. Jadi dampaknya bisa dirasakan produsen hingga konsumen Katana (31/8).
Adapun para pakar ekonom yang hadir diIstana Presiden adalah sebagai berikut:Para pakar ekonomi yang hadir yaitu Djusman Simanjuntak, Tony
Prasetiantono, Prasetiantoko, Anton Gunawan, Hendri Saparini, Poltak
Hotradero, Yopie Hidayat, Iman Sugema, Arif Budimanta, Yanuar Rizky,
Yose Rizal, dan Destry Damayanti. Ada pun yang tidak hadir yakni Berly
Martawijaya dan David Sumual.

0 comments:
Posting Komentar