Berita: Ditemukan Tewasnya Seorang Gadis Fitri Tarakan Kaltara - ddcepot

Pembunuhan terhadap Fitri gadis berusia 16 tahun sekolah di SMA Hang Tuah akhirnya berhasil diungkap jajaran kepolisian Polres Tarakan, Rabu (26/8/2015).
Polres Tarakan menetapkan Kaisar sebagai tersangka pembunuh Fitri.
Kapolres Tarakan AKBP Sarif Rahman mengatakan, tersangka ditangkap polisi di rumahnya yang berada di samping Gereja Pantekosta di Jalan Mulawarman.




TARAKAN – Fitri Sarah Hasugian (16), pelajar kelas 2 SMA Hang Tuah Tarakan ditemukan tewas mengenaskan, Minggu (23/8) di Jalan Aki Babu, Tarakan. Sebelumnya Fitri dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak 9 Agustus lalu.

Mayat Fitri ditemukan oleh dua orang pencari telur semut (kroto). “Saya bersama anak-anak ke PDAM yang  ada di RT 20 untuk mandi. Lalu ketemu orang pencari kroto yang memberitahukan kalau ada mayat di semak belukar,” kata Nur, seorang warga sekitar kepada Radar Tarakan (Kaltim Post Grup).

Awalnya Nur belum yakin kalau ada mayat. “Saya kaget, sempat tak percaya, ternyata betul ada mayat,”kata pria yang tinggal di Jalan Aki Babu RT 1 Kelurahan Karang Anyar Pantai tersebut. Ia mengaku melihat paha korban saja. “Tidak seluruhnya yang saya lihat. Soalnya perut saya langsung mual-mual,” ungkapnya.

Warga lainnya, Awi membenarkan hal yang sama. Ia mendapat informasi adanya mayat dari Nur. “Saya tadi diinformasikan ada mayat, langsung saya hubungi abang yang ada di Tanjung. Lalu abang saya yang hubungi pihak kepolisian,” katanya.

Polisi kemudian mendatangi tempat perkara dan mengamankan lokasi. Saat ditemukan, korban Fitri ternyata dalam kondisi mengenaskan.Wajahnya tertutup karpet merah dan ditangannya tampak terborgol, meski hanya sebelah.

Selang beberapa menit kemudian, mayat korban langsung diindentifikasi dan dimasukkan ke kantong mayat untuk dilarikan ke RSUD Tarakan.
“Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh dokter rumah sakit, ada tanda-tanda kekerasan. Tapi untuk mengarah siapa pelakunya harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Tarakan AKBP Sarif Rahman melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Irfan.

Polisi juga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah anak yang hilang selama dua minggu lalu. Kepastian tersebut diperkuat dengan informasi dari pihak keluarga korban yang langsung datang ke rumah sakit.  “Keluarga sudah memastikan, dari ciri-ciri yang telah disampaikan, itu adalah anak yang dilaporkan hilang dalam beberapa minggu lalu,” bebernya.

“Kalau dari fisik memang sudah sulit dikenali, tetapi tanda-tanda barang bawaannya bisa dikenali oleh pihak keluarga, seperti baju, cincin dan jam tangan yang ada di tubuh korban,” jelas perwira balok tiga ini.
Namun demikian, polisi belum bisa memastikan motif pembunuhan. “Untuk sementara motifnya masih kami dalami dan belum bisa menyampaikan motifnya apa, yang jelas masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.

(sumber: Kaltimpost)
Share on Google Plus

About Harly Sudib

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. " Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap "menyertakan link dofollow Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com