Teknik Budidaya Mangga Manis di Indonesia




Mangga merupakan salah satu buah yang banyak dibudidayakan, tak hanya di Indonesia tetapi juga di belahan dunia lainnya. Buah yang tergolong ke dalam kerabat Anacardiceae ini merupakan buah tropis yang memiliki tekstur buah yang lunak dan terasa manis saat matang. Buah mangga ini teridiri atas 35 jenis pokok. Namun seiring dengan pengetahuan pertanian yang semakin berkembang, saat ini angka 35 tersebut telah membengkak. Jadi jangan heran jika di pasaran Anda menjumpai puluhan jenis mangga. Salah satu yang terbaik untuk dicoba adalah mangga arumanis. Rasanya nikmat! Sayang jika Anda belum pernah mencobanya. 

Persyaratan Tumbuh Tanaman Mangga


Ada beberapa hal yang harus dipenuhi agar hasil budidaya mangga kelak lebih optimal, antara lain:

Iklim

Tanaman ini sangat menyukai musim kering yang ada di antara 3 bulan. Masa kering ini sendiri sangat diperlukan buah mangga sebelum dan pada saat ia berbunga. Apa bila ditanamai di wilayah basam maka mangga akan mendapatkan banyak serangan dan bunganya biasanya lebih banyak gugur.


Medium Tanam

Tanah yang cocok untuk mangga tentu yang gembur dan sedikit berpasir. Jauh lebih baik lagi jika ia lempung dan seimbang kadar nitrogennya. Adapun derajat keasamannya antara 5,5 sampai 7,5. Apabila kurang dari 5,5 maka sebaiknya tanah terlebih dahulu dicampur dengan dolomite.

Ketinggian Tempat

Mangga sebaiknya ditanam di wilayah dataran rendah sampai menengah dengan kisaran tempat 0 sampai 500 meter di atas permukaan laut. Buah yang ditanam di dataran tinggi biasanya kurang berkualitas jika dibandingkan dengan yang ditanam di dataran rendah ke menangah.

Teknik Membudidayakan Mangga Manis:

1. Ukur luas tanah anda, maksudnya agar bisa disessuaikan berapa bibit pohon buah mangga yang akan ditanam Untuk jarak tanaman pohon mangga bagusnya mempunyai jarak renggang 5-10 meter, dengan teknik diagonal atau disejejarkan bisa juga dengan bentuk segi tiga sama sisi.
2 Gali tanah ukuran Lebar dan Tinggi sekitar 50-100cm (L.100 cm T.100 cm direkomendasikan)
3. Bakar lubang hasil galian bisa menggunakan memasukan jerami atau sampah kering ke dalam lubang kemudian bakar. atau lebih bagus lubang hasil galian dibiarkan 1-2 minggu terbuka dan terkena sinar matahari.
4. Tanah hasil galian di campur dengan gabah atau dedak dan ditambah dengan pupuk kandang
5. Siapkan bibit tanaman mangga
6. Buka dan keluarkan dari polybag 
7. Masukan tanah hasil campuran ke dalam lubang
Jika sudah mencapai ketinggian sepertiga masukan bibit ke dalam lubang kemudian masukan tanah sisa hasil galian
8. Mangga hasil okulasi biasanya terdapat mata okulasi. jangan sampai batas okulasi tertanam atau tertimbun tanah. Penanaman selesai.

Perawatan 

Setelah pohon mangga di tanam lakukan penyiraman minimal 1-2 setiap hari. Lakukan pembersihan lahan di sekitar pohon dari gangguan rumput dan hama lainnya. Setelah 2 bulan lakukan pemupukan menggunakan pupuk organik/kandang bisa juga dengan pupuk

Cara Memanen Mangga :

a.      Penentuan Umur Petik
Kriteria :
-    Lekukan ujung buah rata/hamper hilang
-    Pori-pori merata dan berwarna coklat
-    Lapisan lilin mulai menebal pd permukaan buah
-    Cabang tangkai buah telah kering 65 %
-    Buah tidak berbunyi nyaring bila disentil

b.      Cara Petik
Tujuannya adalah Untuk mendapatkan penampakan buah yang seragam, mulus dan bersih.
Langkah-langkah  :
Ø Gunakan alat yang sesuai (gunting pangkas, galah bergunting dan dilengkapi keranjang),
Ø Saat pemetikan, tangkai buah diikutkan sepanjang ± 10 cm (untuk menghindari agar kulit buah tidak terkena getah dan getah yang dikelurkan lebih sedikit),
Ø Usahakan getah dari tangkai tidak mengotori buah
Ø Buah yang dipetik ditaruh keranjang yang terbuat dari plastic/bamboo.

c.       Waktu Petik
Tujuan  :
# Untuk mendaptkan penampakan buah yang baik

Langkah-langkah  :
ü Waktu petik diupayakan mulai jam 09.00-15.00
ü Pengendalian OPT dihentikan ± 7-10 hari sebelum panen

D.      PASCA PANEN

a.      Pengumpulan di Gudang
Tujuannya adalah supaya terhindar dari pengaruh fisik lingkungan. Tempat harus bersih, aerasi baik dan lancer, suhu kamar dan kelembaban maksimum 90 %.

b.      Sortasi
Langkah-langkah   :
Ø Dipilih buah yang penampakannya baik,
Ø Buah yang terpilih dimasukkan ke dalam bak penampung berisi air, bila buah tengelam artinya buah telah matang 95%, buah melayang artinya buah belum begitu matang,
Ø Buah yang terseleksi diletakkan di keranjang yang beralas kertas Koran atau daun pisang kering,

c.       Pencucian
Langkah-langkah  :
-    Buah dimasukkan ke dalam bak berisi air yang diberi deterjen/klorin dengan < 50 ppm.
-    Waktu pencucian buah 3-5 menit,
-    Pembilasan dengan menggunakan air yang bersih
-    Penggantian air cucian setelah air keruhsetiap 10 kali pencucian),
-    Buah digosok dengan spon/kain lembut.

d.      Perendaman dengan air panas
Buah direndam secara hati-hati dalam air panas ditambah pestisida (Benlate) berkonsentrasi sangat rendah dengan suhu ± 50 0C selama 3 menit.

e.      Penirisan dan Pengelapan
Langkah-langkah   :
o  Buah yang telah direndam, ditiriskan dengan meletakkan pada rak susu, dan dikering-anginkan
o  Buah dilap dengan kain lap yang bersih dan lembut serta kering.

f.    Grading
Tujuan  :
# Untuk mendapatkan ukuran buah yang seragam (berat dan tingkat kematangan)



Langkah-langkah    :
o  Buah ditimbang dan dipisahkan sesuai klasnya. Grade kualitas berdasarkan beratnya adalah sebagai berikut   :
A : 450-550 gram;
B : 350 - < 450 gram;
C : 250 - < 350 gram per buah.
o  Grader harus terampil dan terlatih

g.      Pemberian Label
Label ditempelkan pada buah sebagai identitas klas buah dan produsen. Sedang label pada kotak menunjukkan identitas berat bersih, jumlah kualitas/klas, varitas, serta tanggal masak buah untuk dikonsumsi dan identitas produsen/kebun.

h.      Pemberian Label
Adapun cara pengepakan buah Mangga  adalah :
Ø   Buah dimasukkan kedalam wadah secara hati-hati dengan posisi punggung buah menghadap kebawah,
Ø   Wadah dilengkapi dengan partisipasi dan irisan kertas.

i.         Penyimpanan
Cara penyimpanan buah Mangga sebagai berikut :
* Buah dalam peti-kardus disimpan dalam gudang yang bersih, temperature 8-10 oC, kelembaban > 90%,
* Buah ditumpuk, untuk dus maksimum 8 tumpuk dan untuk peti maksimum 4 tumpuk,
* Lama penyimpanan maksimum 2 hari,
* Barang yang masuk pertama harus keluar lebih dahulu (first in first out),
* Jika akan disimpan, perlu dilakukan pre-cooling,
* Tempat penyimpanan harus bebas dari hama


Share on Google Plus

About Harly Sudib

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. " Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap "menyertakan link dofollow Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com