Tips Perawatan Mesin Avanza Agar Awet bisa kita lakukan agar mobil kita awet dan halus suaranya. Avanza adalah salah satu mobil yang disukai menjadi mobil keluarga di Indonesia. Dengan harga yang terjangkau, body mobil tidak terlalu besar dan warna pilihan bermacam-macam sehingga Avanza menjadi pilihan. Untuk menjaga kondisi mesin mobil kesayangan kita, ada beberapa tips perawatan mesin Avanza agar selalu berjalan mulus dan tidak gampang mogok. Tidak jarang akibat kelalaian itu dapat menyebabkan kasus seperti rem blong, bahan bakar boros, ban aus secara tidak wajar, engine over haul (turun mesin), dll. Berikut kami berikan tips untuk merawat kendaraan Anda.
Untuk masa uji Avanza baru Anda agar memperpanjang usai
kendaraan, perhatikan langkah pencegahan yang direkomendasikan sebagai berikut,
selama 300 km pertama hindari berhenti mendadak, selama 1000 km pertama,
hindari akselerasi mendadak, jangan mengemudi terus-menerus dengan gigi rendah.
Tips Perawatan Mesin Avanza Agar Awet
Penting untuk melakukan servis 1000 km atau 1 bulan pertama
untuk pemeriksaan performa kendaraan secara menyeluruh, untuk mengantisipasi
kondisi abnormal yang terjadi akibat kesalahan pemakaian kendaraan selama 1000
km atau 1 bulan pertama.
Servis mobil secara berkala dilakukan di bengkel resmi
Toyota agar terhindar dari kesalahan mendeteksi kerusakan mobil. Apabila harus
mengganti komponen yang rusak maka di bengkel resmi Toyota sudah tersedia yang
sesuai dengan mobil Avanza. Garansi servis di bengkel Toyota hingga 15 hari
sejak mobil selesai diservis.
Penggunaan oli khusus untuk mobil Toyota agar mesin menjadi
lebih terawat. Oli yang digunakan adalah oli TMO berguna untuk memberi kekuatan
mesin, mencegah mesin aus, meningkatkan perfoma kerja mesin, mengawetkan mesin
dan menjaga pelumas selalu stabil.
Mengenali suara mobil Avanza dapat mendeteksi adanya
kerusakan atau sesuatu yang tidak beres pada mesin. Apabila mobil sedang
berjalan maka segera pinggirkan mobil dan matikan mesin. Apabila ada suara yang
asing pada mobil Avanza maka mobil harus segera diservis agar kerusakan tidak
semakin meluas.
Mobil Avanza yang tidak digunakan dalam waktu lama maka
mesin harus tetap dipanasi untuk menjaga semua komponen tetap dilumasi oleh oli
dan menjaga sistem listrik tetap disuplai oleh oli. Hal ini dapat menghindari
mesin mobil Avanza menjadi cepat rusak.
Selalu memeriksa bagian-bagian vital secara rutin pada mesin
dapat menghindari kerusakan mesin mobil yang dapat menyebabkan mobil tiba-tiba
mogok. Pemeriksaan rutin ini meliputi air radiator, oli dan aki agar suhu mesin
tidak melonjak dratis.
Selain melakukan perawatan ke bengkel ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan sendiri :
1. Memberikan eksterior Kendaraan Anda
Ketika membersihkan eksterior mobil, gunakan busa atau kain
yang terbuat dari microfiber agar tidak menggores permukaan kendaraan. Saat
mencuci dengan tangan, sebaiknya mesin dalam kondisi dingin menghindari tangan
terkena panas mesin (untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada buku manual).
2. Membersihklan interior kendaraan Anda
Gunakan vacuum cleaner untuk menghisap debu dan kotoran
kecil yang menempel di karpet dan kursi. Usap sisa debu dengan kain lembut
dibasahi dengan air hangat. Lap dengan kering dan lembut,biarkan mengering
ditempat yang teduh (untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada buku manual).
3. Ganti oli
Jika penggantian oli tidak dilakukan secara rutin, maka
viscositas (kekentalan) oli akan berubah sebagai dari penumpukan kotoran dan lumpur
pada mesin, dan oli mesin akan berwarna hitam. Akibatnya adalah suara mesin
kasar, mesin rusak atau sulit untuk melakukan starter mesin mobil.
Dan apabila melakukan penambahan oli mesin tanpa melakukan
penggantian, maka akan menyebabkan penurunan kinerja minyak seperti yang
ditunjukkan pada gambar di bawah ini (Gambar 3,2). Perhatikan standart SEA oli
yang dipergunakan. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada buku manual.
4. Penambahan cairan pendingin pada radiator
Pemeriksaan air radiator penting untuk menghindari panas
berlebihan pada mesin (overheating). Pastikan cairan pendingin memadai berada
di level antara FULL dan LOW. Periksa level cairan pendingin dalam kondisi
mesin dingin dan kondisi off. Jangan membuka tutup radiator pada kondisi panas.
5. Eksterior Baterai (AKI)
Pastikan terminal baterai tidak berkarat dan ada sambungan
yang longgar, retak, bocor atau krem yang longgar. Fungsi baterai adalah
memasok tenaga listrik untuk menghidupkan mesin dan untuk perangkat listrik. Jika
baterai tidak diperiksa, maka volume elecrolyte akan menurun dan baterai tidak
dapat di-charge secara cukup, kondisi baterai memburuk, pelepasan dan kapasitas
pengisian menurun.pastikan cairan baterai memadai (air destilasi) antara garis
UPPER LEVER dan LOWER LEVER.
6. Pemeriksaan minyak pelumas
Beberapa cairan dan minyak pelumas yang perlu diperiksa
secara berkala dan rutin di antaranya adalah power steering,minyak rem,dan air
pendingin mesin. Fungsi pelumas yaitu merawat mesin maupun komponen lainnya
agar tetap prima. Untuk pemeriksaan oli transmisi dan oli gardan bisa dilakukan
pada saat servis berkala di bengkel. Perhatikan spesifikasi dari coolant dan
oli yang dipergunakan pada kendaraan. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada
buku manual.
Filter penyaring udara juga harus dibersikan agar tidak
menhambat debit saluran udara yang masuk. Karena jika filter udara kotor maka
dapat mengakibatkan penggunaan bahan bakar mejadi lebih boros, tidak ekonomis
dan menginjak pedal gas menjadi lebih dalam.

0 comments:
Posting Komentar