Tanaman alpukat berasal dari Meksiko
Amerika Tengah, saat ini buah alpukat telah di budidayakan di Amerika Selatan
dan juga amerika tengah sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropis di
dunia, termasuk Indonesia. Tanaman alpukat yang mempunyai nama latin Persea
Americana Miller ini sangat banyak di temukan di Indonesia. Walaupun
bukan tanaman asli Indonesia, tetapi keberadaannya tidak asing lagi bagi
masyarakat.
Masayarakat indonesia sudah sejak
dulu kala telah melakukan serangkaian upaya penanggulangan penyakit menggunakan
bahan-bahan dari alam sebagai pengobatan tradisional. Salah satunya yaitu
memanfaatkan daun alpukat untuk menyembuhkan beberapa penyakit.
Kandungan Daun Alpukat
Salah satunya terdapat pada
kandungan zat daun alpukat ini :
- Querstin
Querstin adalah senyawa keompok
flavonol terbesar, querstin dan glikosidannya berada dalam jumlah sekitar
60-75%. Querstin di percaya dapat melindungi tubuh dari beberapa jenis penyakit
degenerative dengan cara menangkap radikal bebas dan menghelat ion logam
transisi makanan yang rendah, pemasakan dapat menyebabkan terjadinya proses
dedgradasi oleh panas dan dapat melarutkan kuersetin dari air yang mendidih.
Daun alpukat rasanya pahit berkhasiat sebagai diuretik dan menghambat
pertumbuhan beberapa bakteri seperti staphylococcus sp, pseudomonas sp,
protectus sp, escherichea sp, dan bacillus sp. Selain itu berkhasiat untuk
menyembuhkan kencing batu, darah tinggi, dan sakit kepala. Daun yang dibuat teh
dapat meyembuhkan nyeri saraf, nyeri lambung, bengkak saluran pernapasam dan
haid tidak teratur.
- Polifenol
Polifenol adalah sub-kelompok
fitonutrien yang ditemukan pada makanan seperti pada manfaat
teh, bawang, anggur dan kacang-kacangan tertentu. Polifenol alami
melindungi tanaman melawan patogen , parasit dan predator dan sering
berkontribusi pada rasa dan warna buah dan sayuran. Polifenol adalah kelompok
zat kimia yang di temukan pada tumbuhan. Zat ini memiliki tanda khas yakni
memiliki banyak gugus fenol dalam molekulnya. Plofenol berperan dalam memberi
warna pada suatu tumbuhan seperti warna daun saat musim gugur.
Manfaat
Daun Alpukat
Kedua zat tersebut memberikan
manfaat daun alpukat untuk menangani berbagai permasalahan kesehatan seperti
berikut :
1. Membasmi Batu ginjal
Manfaat daun alpukat yang paling
ampuh adalah untuk batu ginjal, kandungan berbagai zat penting dalam daun
alpukat dapat membantu membasmi batu ginjal. Kandungan alkolid, flavonoid,
dan saponin merupakan zat yang sangat ampuh untuk menghancurkan batu ginjal
sehingga dapat meningkatkan fungsi ginjal.
Cara Penggunaan:
- Dapatkan 5-8 lembar daun alpukat yang tua (berwarna hijau).
- Jangan lupa cuci dulu hingga kuman dan debu bersih.
- Rebus daun tersebut dengan 1 gelas
- Tunggu hingga tinggal 1/2 gelas.
- Saring air tersebut hingga tidak ada ampas/yang lainnya.
- Minum setiap hari pagi dan sore hingga 10 hari.
- Jika efektif batu ginjal akan hancur menjadi seperti kerikil atau muncul buih saat kencing.
- Jika sudah keluar kerikil dan atau buih saat kencing maka dapat dihentikan ramuan ini.
2. Menghaluskan kulit
Daun mangga merupakan salah satu
herbal yang dapat memberikan efek baik untuk kulit, terutama efektif untuk
membuat kulit halus. Kandungan zat antioksidan juga sangat baik untuk membantu
membersihkan kulit dan pori-pori kulit agar bersih dan halus.
Cara Penggunaan:
Cara penggunaannya sangat mudah
tinggal tumbuk daun alpukat muda hingga halus, lalu oleskan di tangan, biarkan
5-10 menit lalu bilas dengan air bersih.
3. Kulit wajah kering
Sama seperti dengan perannya
menghaluskan kulit, kulit wajah kering juga dapat ditreatment dengan daun
alpukat. Cara penggunaannya tidak terlalu jauh berbeda dengan poin cara
penggunaan untuk menghaluskan kulit.
4. Sakit pinggang
Daun alpukat juga berkhasiat untuk
obat sakit pinggang, sakit pinggang sangat efektif dihilangkan dengan daun
alpukat.
Cara Penggunaan:
- Rebus 5 lembar daun alpukat
- Rebus dalam 1 gelas air
- Tunggu hingga 1/2 gelas
- Minum secara rutin maksimal 5 hari hingga sakit pinggang hilang.
5. Meredakan Bengkak
Bengkak dapat disembuhkan dengan
penggunaan daun alpukat, kandungan zat Querstin sangat efektif membantu
meredakan bengkak yang terjadi di bagian kulit dan tubuh lainnya.
Cara Penggunaan:
Cukup tumbuk daun alpukat muda
hingga halus, lalu letakkan pada kulit bengkak lalu bungkus dengan perban lalu
biarkan hingga 2-4 jam.
6. Membantu Menurunkan Hipertensi
Daun alpukat dapat
digunakan untuk mengobati hipertensi, caranya sangat mudah yaitu dengan
rebusan air alpukat tersebut. Ambil 5-6 helai daun alpukat tua lalu rebus dalam
2 gelas air hingga tinggal 1 gelas, minum secara rutin hingga tekanan darah
hilang.
7. Menghilangkan Sariawan
Coba gigit daun alpukat muda hingga
halus lalu tempel pada sariawan anda, dan biarkan hingga 5-10 menit, lakukan 3
kali sehari dan rasakan bedanya.
8. Penghitam rambut
Caranya cukup mudah yaitu
dengan menghaluskan daun alpukat muda lalu gosokkan ke rambut secara
merata hingga selama 10 menit, lalu bilas / mandi segera.
Manfaat daun alpukat juga dapat
digunakan untuk berbagai masalah lainnya seperti :
9. Gigi berlubang
10. Kencing manis (diabetes melitus)
11. Lemak tak jenuh
12. Makanan yang bisa mengingkatkan
kesuburan pada wanita
13. Kandungan Asam oleat yang tinggi
Cara Penggunaan:
- Ambil 4-5 lembar daun alpukat
- Rebus dalam 2 gelas air sampai menjadi 1 gelas
- Minum secara rutin setiap pagi dan malam hari.
- Lakukan secara rutin dan rasakan efeknya.
Note: Jia tidak ada
efek, silakan hubungi dokter terkait dan hentikan penggunakan herbal ini.
Manfaat
Daun Alpukat Untuk Masakan
Daun alpukat segar sering digunakan
sebagai bumbu dan juga dapat digunakan untuk membuat daging barbekyu.
Penggunaan tersebut mungkin lebih umum dilakukan pada negara-negara Amerika
Selatan daripada di bagian lain. Selain itu daun kering biasanya digunakan
lebih dari sebagian besar negara, termasuk Amerika Serikat. Di tempat-tempat
seperti itu, daun alpukat biasanya digunakan dalam masakan rebus serta dalam
sup.
Efek
Samping Daun Alpukat
Penting untuk dicatat bahwa ada
beberapa pertanyaan mengenai toksisitas daun alpukat. Beberapa penelitian menunjukkan
bahwa daun yang diambil dari beberapa jenis tanaman alpukat ini berpotensi
menghasilkan efek toksik. Sebagai contoh, beberapa ahli menyatakan bahwa
tanaman alpukat Guatemala menghasilkan daun yang bisa menjadi racun, tetapi
tanaman alpukat Meksiko aman. Bahkan dalam beberapa kasus alpukat Guatemala,
banyak ahli menyatakan bahwa toksisitas hanya mungkin jika daun dikonsumsi
dalam jumlah besar.

0 comments:
Posting Komentar